Langkah Positif 2


BERGERAK
 


Bismillah..
            Jauh dari awal permulaan pembahasan terkait Matriks, maka disini saya akan memulai dari pembahasan Syuro’ DeKad tentang Matriks yang sebelumnya tentang Samaru dan TM3. Masih teringat jelas semangat sohib – sohib DeKad ketika pagi itu syuro’ di Ar Rawda. Setelah beberapa dari kami survey perdana terkait lokasi Matriks, maka pada syuro’ tersebut dilaporkanlah semuanya. Masih teringat jelas pula respon yang begitu semangat dari bagian Ikhwan maupu Akhwat. Kami mulai membahas bagaimana konsepan acara kami kedepan, apa inovasi – inovasi yang kami miliki, ide – ide baru dan lain sebagainya.
            Sampai suatu hari kemudian, ketika saya cek akun FB Keluarga SKI FMIPA UNS, bagian kepanitiaan Matriks saya diamanahi sebagai sekretaris. Terkait amanah kepanitiaan alhamdulillah banyak pelajaran yang saya dapat dari masing – masing amanah yang pernah saya dapat, mulai dari sekertaris, perijinan, publikasi, konsumsi, bahkan bagian perlengkapan. Karena pada pembahasan Matriks ini saya diamanahi sebagai sekertaris, maka kedepan saya akan banyak membahas hal – hal yang terkait atau tidak terkait atau dikait kaitkan dengan amanah sebagai sekertaris. Karena bagi saya pribadi, sebuah amanah, seperti seorang sekertaris, saya tidak ingin hanyak fokus terhadap surat menyurat atau yang lainnya, tapi saya ingin bukan hanya hal seperti itu, karena masih banyak hal yang dapat dilakukan, selain juga harus fokus terhadap amanah apa yang dilakukan.
            Sebab apabila semua orang memiliki pola pikir bahwa apa yang saya lakukan selesai maka urusan yang lain bukan saya lagi tanggung jawabnya. Hal tersebut perlu diluruskan, karena, kalau ada pepatah yang mengatakan, kesuksesan atau keberhasilan seseorang terhadap suatu urusan, maka hal tersebut menjadi tonggak awal untuk urusan yang selanjutnya. Maka diharapkan siapa saja yang selesai suatu amanah, maka selayaknya sebagai insan pejuang Dakwah Cinta yang katanya ingin menjadi insan yang berguna bagi sesama maka memberikan hak orang lain untuk mendapatkan sekecil apapun bantuan dari pihak yang telah selesai amanahnya, hal tersebut diperlukan.  
Tulisan tentang Matriks 2015 ini semakin saya awali lagi dari kegiatan Syuro’ pagi rutin yang senantiasa kami lakukan dengan ikhlas dan senang hati oleh masing – masing panitia Matriks 2015 disebut “Dinas Pagi” pejuang Dakwah Cinta. Disebut sebagai syuro’ pagi sebab kegiatan tersebut kami sepakati diadakan mulai jam 06.00 pagi secara rutin sesuai jarkoman yang sewaktu – waktu disampaikan dan disepakati bersama sebelumnya. Dimulai dari ketika kami selesai sholat Shubuh atau yang sebelumnya juga sudah Qiyamul Lail kemudian bersiap – siap dengan segala hal didalamnya termasuk deadline tugas kuliah, deadline laporan praktikum, deadline tugas kelompok, tugas individu dan lain sebagainya termasuk deadline targetan amal yaumi seperti tadarus, hafalan atau yang lainnya. Ditambah lagi background kami masing – masing mulai dari anak kos an yang punya piket rutin pagi, anak santri yang di pesantren ada agenda pagi sampai anak laju an yang dirumah juga punya tanggung jawab pagi untuk membantu orang tua. Selain pagi kami juga memilih option sore untuk kumpul. Karena jam aman yang kemungkinan kami bisa kumpul tanpa menganggu jam perkuliahan adalah pagi jam [06.00 – 07.30] atau sore jam [16.00 – 17.30]. Sesuai juga yang senantiasa disampaikan oleh Ketum SKI bahwa tema periode kepengurusan SKI tahun ini adalah “Menghargai Waktu” maka kami mengikhtiyarkannya menggunakan sebaik baiknya waktu yang sedikit kami miliki tersebut di jalan kebaikan.
Dengan keadaan yang seperti itu namun sangat sulit bagi diri kami untuk mengeluh karena kerasnya tuntutan menjalani satu hari demi hari tersebut, sebab kami semua sepakat dan meyakini bersama bahwa selelah apapun para pejuang Dakwah yang mereka hadapi dalam keberjalanannya, maka tempat istirahat bagi mereka yang paling menggiurkan adalah pemberian Allah yang telah dijanjiakna untuk mereka yang berjihad membela agama Allah Islam yaitu dibeli dengan “Syurga” yang kekal abadi, itu lah semangat utama kami.
“Sesungguhnya Allah membeli dari orang – orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berjihad di jalan Allah...”
(Q.S. At-Taubah 111)
 Selain hal tersebut secara langsung atau tidak langsung kebiasaan syuro’ pagi jam 06.00 tersebut mengajarkan pada diri saya pribadi untuk bisa lebih baik dalam memanagement waktu. Salah satunya dengan kebiasaan yang semacam itu maka menjadi sebuah patokan waktu pada aktivitas saya seperti sebelum suatu jam yang telah direncanakan untuk suatu agenda, maka segala tugas perkuliahan setidaknya 50% atau lebih telah selesai dan permisalan yang lainnya.
            Kegiatan kepanitiaan Matriks dimulai dengan Sosialisasi Panitia atau yang biasa kita sebut SosPan kepada pengurus SKI yang mendapat amanah dalam kepanitiaan Matriks 2015. Disana kami menjelaskan apa itu kegiatan Matriks, bagaimana gambarang umum kegiatannya, apa tujuan diadakannya kegiatan tersebut, serta penyampaian bagian tugas di masing – masing dalam kepanitiaan. Yang menjadi pembahasan evaluasi pada bagian ini adalah, kurang maksimalnya dari pihak kami pemilik proker Matriks yaitu DeKad, untuk memperjelas menekankan dan mengencarkan terkait tujuan diadakannya kegiatan Martiks ini untuk keberlanjutan kepengurusan SKI di periode selanjutnya. Hal tersebut berdampak pada kurang rasa memilikinya dengan kegiatan ini oleh para panitia yang masuk dalam kepanitiaan Matriks ini. Selanjutnya, kurang maksimalnya juga sosialisasi sistem penjarkoman, yang alur seharusnya pada bagian Ikhwan pertama mulai dari SC ketupat ke Ketupat selanjutnya ketupat ke koordinator masing – masing sie dan akhirnya koordinator masing – masing sie disampaikan ke rekan – rekan anggotanya, berlaku seperti itu juga pada bagian akhwat.
            Selain dua point itu yang masuk pada bagian pembahasan evaluasi yaitu penyampaian tujuan kegiatan dan sosialisasi panitia, maka yang selanjutnya menjadi bahan pembahasan evaluasi adalah jadwal dilakukannya Sos Pan, RaBes, Syuro Koor, Syuro Sie dan yang lainnya. Hal tersebut akan lebih efektif apabila kita semua atau masing – masing bagian dari kita tersebut menyepakati bersama kapan waktu untuk kumpul, jadi tanpa harus menentukan hari ini atau hari itu untuk kumpulnya.
Ketika akan melakuka  SosPan tersebut yang rencananya akan dilakukan di shelter namun ternyata sudah akan digunakan untuk Mahasiswa Baru atau MaRu melakukan tugas kelompok, jadi kami memohon ijin terlebih dahulu kepada mereka untuk melaksanakan SosPan ini. Setelah SosPan selesai maka semua anggota Panitia bersiap bergerak di jalur tugas mereka masing – masing sie dengan tujuan yang sama yaitu men SUKSES kan MATRIKS 2015. Dengan bukan hanya kata basmalah ketika awal pembukaan SosPan saja yang panitia rasakan. Namun basmalah tersebut benar – benar menyatu dalam diri mereka masing – masing untuk saling menguatkan hati, pikiran, jiwa, raga, harta dan kesemuanya yang kami miliki untuk kami usaha kontribusikan dalam kepanitiaan Matriks ini.
Diawali dari sie acara yang bisa dikatakan pangkal dari segala terlaksananya kegiatan tersebut. Sebab hasil syuro’ dari sie acara tersebut sangat banyak pengaruhnya kepada sie lain. Bukan hanya hasil yang sangat berpengaruh namun cepat atau lambatnya kinerja sie acara juga sangat berpengaruh. Mulai dari penentuan tema, judul kegiatan dan run down hal tersebut berhubungan dengan amanah sekertaris ketika membuat surat – surat yang mencantumkan hal – hal tersebut. Hal seperti itu saya yakin tidak berlaku hanya dalam kepanitiaan Matriks, namun juga pada kepanitiaan yangl lain, koordinasi semacam itu juga sering kali dilakukan. Tidak salah kalau orang – orang yang terpilih masuk dalam bagian sie acara adalah pihak – pihak yang kokoh jiwa, raga, mental, emosional, semanagat dan segalanya yang energi mereka dapat terbaurkan dalam kegiatan tersebut yang membuat semarak atau tidaknya seluruh anggota kepanitiaan.
Setelah melalui serangkaian syuro’ berkali – kali, maka ditemukan dan disepakatilah tema yang dipiliha adalah “Islam dalam Dirimu (?)”. Tema ini mengandung penjelasan yang dasarnya adalah Surat An-Nur : 51 “...dan mereka itulah orang – orang yang beruntung...”. dari kepanjangan Matriks ( Mari Berinteraksi dengan Islam ) maka Matriks tahun ini didesain oleh Sie Acara bahwa, diharapkan dengan segala usaha, kerja keras, dan perjuangan yang dilakukan oleh seluruh panitia untuk para peserta dan tamu undangan dapat lebih mengenal Islam dalam dirinya dan senantiasa mensyukuri adanya Islam dalah diri kita masing – masing. Kemudian setelah memperoleh tema dan penjelasan yang diutarakan tersebut dilanjutkan pembahasan terkait rundown, jobdesk, teknis acara dan lain sebagainya.
Sekarang giliran bagian sie perijinan nih, setelah tadi sudah dibahas terkait sie acara. Dikepanitiaan ini sie perijinan juga tidak kalah MasyaAllah ketika melaksanakan amanah mereka masing – masing dibanding dengan sie yang lain. Sebab perjalanan prosesi alur yang bisa dikatakan atau dibayangkan cukup rumit, yaitu mencari tanda tangan mulai awal dari sekretaris sampai nanti ke dekan bahkan rektor, hal tersebut akan semakin rumit apabila hanya sekedar dibayangkan. Namu bagi mereka sie perijinan, action adalah yang mengalahkan asumsi negatif dalam pikiran. Maka bukti nyata untuk segera bergerak dan terus jalan perijinan kesana kemari itulah bentuk aksi nyata amanah mereka. Selain pergerakan yang cepat, rasa loyal juga dibutuhkan dalam bagian sie perijinan ini. Sebab pernah kejadian suatu ketika di perjalanan kepanitiaan ini saya membatu bagian akhwat perijinan untuk jalan mencari tanda tangan, karena memang ketika itu pembagian tugas tepat ketika bagian akhwat. Kita berencana mencari tanda tangan Bapak Dekan III, namun setelah sampai didepan ruangannya ternyata nihil tidak ada beliau nya. Kemudian kami mencoba mencari info keberadaan, ternyata beliau sedang makan siang. Karena memang ketika itu kami mencari tanda tangan pada jam istirahat. Nah, mencari waktu dari pribadi sie perijinan untuk melaksanakan pencarian tanda tangan pun juga menjadi nilai plus bagi anak – anak perijinan. Kembali ketika menunggu Bapak Dekan III tadi, maka setelah kami bolak – balik hampir tiga kalinan,dan menunggu hampir lima belasnan, dan ternyata masih tetap nihil, maka kami memutuskan mencari lagi tanda tangan di lain waktu.
Selain itu tadi ada kejadian yang lebih membuktikan keloyalan sie perijinan dalam kepanitiaan Matriks ini. Yaitu ketika Bapak Dekan salah menempatkan tanda tangan beliau, singkat cerita, beliau malah meletakkan tanda tangan beliau di bagian kolom Bapak Rektor. Disamping itu kami pun juga menyadari salah karena tidak mengingatkan sebelumnya. Jadi memulai untuk ngeprint dan mencari tanda tangan ulang. Itulah bentuk lapang dada dilakukan oleh sie perijinan dalam menjaga amanah mereka.
Beralih ke sie PDD yang setelah mengetahui bahwa sie perijinan sudah clear mencari perijinan kesemuanya maka segera menggencarkan publikasinya. Diawali dengan coomingsoon, kinerja PDD langsung disambut dan disokong oleh semua anggota panitia untuk disebar luaskan ke seluruh warga mipa khususnya Maru (Mahasiswa Baru). Setelah coomingsoon usai lanjut ke pamflet yang sebenarnya. Namun kesemuanya itu diawali dari PDD untuk memutuskan membuat logo Matriks terbaru terlebih dahulu. Kemudian meminta untuk seluruh anggota panitia memakai logo itu pada segala bentuk sosial media mulai dari facebook,wa, bb, tweeter, line, ig dll. Tujuannya agar tidak langsung sudah menggencarkan akan diadakannya suatu kegiatan yang berlogo tersebut yaitu Matriks.
Berlanjut membuat pamflet yang sesungguhnya. Kemudian membikin desain – desain segala bentuk kebutuhan acara seperti notebook, ganci (gantungan kunci, x banner dll). Bagian sie sponsorship pun membutuhkan amanah yang dilakukan oleh PDD ini. Yaitu bagian membuat desain proposan sponsorship, yang nantinya akan diperbanyak untuk dipersebar luaskan mencari soponsor acara ini.
Terakhir bagian sie PDD adalah ketika hari H yang mereka melakukan pengambilan gambar, bahkan matriks tahun ini dilakukan pendokumentasian dalam betuk video atau direkam. Harapannya, ada kenangan berupa dokumen video untuk acara Matriks tahun depan.
Berikutnya bagian sie sponsorsip yang juga kece baday dalam kepanitiaan Matriks ini. Tidak mau kalah dengan sie perijinan yang melakukan pergerakan kesana kemari, maka sie sponsorship juga sama halnya. Bedanya kalau sponsorship melakukan fundrising untuk mendapatkan pundi – pundi keuangan untuk acara Matriks ini. Yang tambah MasyaAllah lagi adalah sie sponsorship berhasil mencapai target awal dalam pengumpulan, yaitu sebesar satu juta.
Banyak hal yang sie sponsorship lakukan untuk mendapatkan dana sebegitu banyak. Ketikan itu diawali dengan pemesanan bilik tempat penjualan di sebuah bazar yang berlokasi di palur, karena kebetulan ketika itu hari perayaan kemerdekaan RI. Disana kami menjual puding fla dan gorengan pastel. Saya yakin banyak hal baru juga yang didapati oleh rekan – rekansie sponsorship,sebab satu dua kali saya juga menyempatkan diri untuk mengikuti pergerakan mereka, begitupun dengan sie lainnya. Selain itu, fundrising di fakultas sendiripun juga digalakkan. Selanjutnya ke sumor (Sunday market) dan ke CFD (car free day). Tidak sedikit yang saya mengikuti pergerakan mereka tersebut. Sunggu saya mendapatkan pelajaran begitu sulit nya mencari sepeser pundi – pundi keuangan.
Yang pada bagian berikutnya adalah sie konsumsi. Masih saya ingat, pergerakan sie konsumsi ini disa dikatakan termasuk yang awal juga. Karena ketika itu di awal, yang pertama menunjukaan progress salah satunya bagian sie konsumsi ini. Setelah mereka  merange kebutuhan konsunmsi setelah sebelumnya juga mereka menanyakan anggaran dana untuk konsumsi acara matriks ini, maka mereka melakukan observasi lapangan. Terkait denga menu apa yang sesuai dengan dana yang dianggarkan tersebut.   
Ketika hari H, sie konsumsi semakin menunjukkan semangat andil mereka dalam kepanitiaan Matrik ini dengan melakukan segala upaya yang dilakukan dengan segala kemungkinan yang terjadi. Seperti ketika itu kondisinya konsumsi sisa di beberapa waktu, maka oleh sie konsumsi bagian akhwat dilakukanlah pengolahan menjadi nasgor. Tujuannya agar bisa dikonsumsi lagi setelah tadi sebelumnya tidak terkonsumsi.
Berikutnya sie perkap yang juga begitu masyaAllah dalam mengerjakan amanah mereka. Peran mereka muncul ketika beberapa kesempatan mendekati hari H. Langkah awal mereka setelah mempelajari alur jalannya acara ini adalah melist kebutuhan apa yang diperlukan dari masing – masing sie yang ada. Baru kemudia mereka menyiapaknnya dengan mengencar – gencar juga mencari bantuan ke pihak lain yang sekiranya berkenan dalam mencukupkan perlengkapan yang dibutuhkan.
Setelah selesai kesemuanya, giliran ketika hari H yang siap – siap sie perlengkapan dengan segala permintaan kebutuhan di sie apapun. Dengan koordinasi yang senantiasa diikhtiyarkan dari anggota perkap, mereka mencoba dengan maksimal menfasilitasi kesemuanya.
Yang tak terlupakan juga bagian kebendaharaan dan kesekertariatan yang tak mau kalah dengan sie – sie lain yang melakukan pergerakan mereka penuh berkah tersebut. di kepanitiaan matriks ini kami sering melakukan koordinasi. Mulai dari ketika bendahara merange segala kebutuhan acara dengan dana yang tersedia. Kemudian bagian kesekertariatan yang dituntut senantiasa siap siaga ketika bagian surat apa yang sekiranya segera dibutuhkan maka harus segera siap.
Di bagian  akhir sebelum nanti akan dibahas terkait sie transport maka di bahas juga bagian ketupat atau ketua panitia. Yang beliau juga tidak mau kalah dengan pergerakan kami. Denga kesungguhan yang kami ketahui maka ketupat memimpin kepanitiaan kami ini dengan begitu amanah insyaAllah.
Selanjutnya bagian sie transport yang paling ketika sebelum hari H begitu terlihat antusias dengan amanah yang mereka miliki. Dengan penuh semangat mereka mencari berbagai referensi armana transportasi untuk menyesuaikan dengan keadaan serta keuangan yang ada.
Dari kesemuanya yang telah dijabarkan diatas, pada intinya pergerakan mereka masing – masing adalah sebagai bentuk penerapan dari Surat Al – Baqarah : 148 ”... Maka berlomba – lombalah kalian dalam berbuat kebaikan... ”. Dengan dasar tersebut, maka segala hal yang kami lakukan untuk kelangsungan acara Matriks tahun ini kami ikhtiyarkan adalah Lillah dan berlomba – lomba dalam kebaikan dan pergerakan menuju kebaikan, sebab besar harapan kami juga untuk segala kabaikan acara Matriks tahun ini.
Pemilihan judul bergerak disini pengertiannya adalah bukan hanya bergerak pindah posisi dari duduk kemudian berdiri. Namun lebih ke banyak hal, yaitu bergerak untuk mengerjakan sesuatu, bergerak untuk berubah, bergerak untuk mengingatkan, bergerak untuk mensegerakan, bergerak untuk mengontrol diri, bergerak untuk sabar, bergerak untuk senantiasa optimis, bergerak untuk memberika pembaruan, bergerak untuk perbaikan, dan kesemuanya adalah untuk bergerak menuju ridho Allah SWT yaitu bergerak untuk beribadah.
#Alhamdulillah
#TerimaKasihSKI2015
#TerimaKasihDeKad2015
#TerimaKasihPanitiaMatriks2015


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Positif 9

Langkah Positif 5

Langkah Positif 10