Langkah Positif 14
“Jiwa Mahasiswa”
Secara umum masa ketika menjadi seorang mahasiswa bisa dikatakan sebagai masa muda, tidak menutup kemungkinan buat yang sudah berumur menjadi mahasiswa, namun jiwanya tetap jiwa muda. Pembahasan tentang jiwa mahasiswa pun juga secara umum, artinya yang akan disebutkan adalah beberapa jiwa yang idealnya ada pada diri seorang mahasiswa.
Secara umum masa ketika menjadi seorang mahasiswa bisa dikatakan sebagai masa muda, tidak menutup kemungkinan buat yang sudah berumur menjadi mahasiswa, namun jiwanya tetap jiwa muda. Pembahasan tentang jiwa mahasiswa pun juga secara umum, artinya yang akan disebutkan adalah beberapa jiwa yang idealnya ada pada diri seorang mahasiswa.
Bismillah,
Banyak hal yang perlu kita syukuri ketika menjadi seorang
mahasiswa. Banyak hal positif juga yang dapat kita lakukan sebagai bentuk rasa
syukur tersebut ketika menjadi mahasiswa. Masa mahasiswa secara luas bukan
hanya ketika berada didalam bangku perkuliahan namun juga ketika berada di
masyarakat. Masa ini ibarat sebuah oase yang begitu banyak dibutuhkan dan
dicari untuk mendapatkan sebuah mata air. Bedanya di masa ini banyak kita
lakukan trial and error atau dalam istilah lain banyak kita lakukan
pembelajaran di masa tersebut untuk kemudian setelah selesai masanya akan kita lebih
terjun ke dalam kehidupan bermasyarakat memberikan manfaat. Maka kedepan
pembahasan pada penulisan ini akan disampaikan tentang pembentukan peradaban
masyarakat hasil dari masa tersebut melalui jiwa mahasiswa yang telah
terbentuk.
Dua
inti pokok yang menjadi jiwa idealnya seorang mahasiswa adalah pertama, ikut
andilnya mahasiswa tersebut untuk melakukan gerakan perubahan dalam hal
kebaikan secara signifikan. Kemudian jiwa idealnya seorang mahasiswa yang kedua
adalah memiliki idealisme yang tinggi. Artinya, mahasiswa sebagai aset muda
bangsa menjadi ujung tombak perubahan bangsa kearah yang lebih baik. Untuk
wujudkan dua inti pokok jiwa mahasiswa tersebut perlu karakteristik yang lebih
detail sebaga penunjang.
Ada
15 karakteristik yang baiknya dimiliki oleh seorang mahasiswa ideal,
disampaikan (oleh Funny Rizkiah Putri dalam Kompasiana) diantaranya :
1. Beriman
2. Bersemangat
3. Banyak
membaca
4. Waspada
5. Memiliki
orientasi yang jelas
6. Bermanfaat
bagi orang lain
7. Pandai
menyesuaikan diri
8. Peduli
terhadap lingkungan
9. Berpikir
jerih
10. Kreatif
11. Inovatif
12. Disiplin
13. Memiliki
cita-cita yang tinggi
14. Berpendirian
kokoh
15. Rendah
hati
Berdasarkan unsur-unsur
karakteristik di atas bahwa mahasiswa ideal harus beriman. Iman
merupakan kompas dalam mengarungi samudera kehidupan. Ketika mahasiswa sudah
memiliki iman, tentulah ia tidak akan tersesat dengan mudahnya di persimpangan
antara panggilan hati dan kehendak nafsu. Remaja itu sensitif terhadap
perkembangan zaman, jadi peran iman sebagai kompas dalam hidup seorang
mahasiswa sangatlah penting.
Karakteristik kedua adalah bersemangat.
Semangat sangatlah mempengaruhi suasana lingkungan. Ketika ada satu saja
mahasiswa yang bersemangat, secara otomatis ia bisa menularkan semangatnya
kepada mahasiswa lain. Ketika semua pemuda sudah bersemangat, semua tujuan yang
ingin diraih pasti bisa menjadi kenyataan.
Karakteristik ketiga banyak
membaca. Ingat membaca adalah jendela dunia. Semakin banyak mahasiswa
membaca semakin luas pula wawasan dan ilmu yang didapat. Dengan ilmu yang
memadai kita bisa bersaing dengan mahasiswa lain baik di wilayah regional,
nasional, maupun internasional.
Seorang mahasiswa harus waspada
dalam menjalankan segala aktifitasnya. Seperti yang kita ketahui jiwa pemuda
itu sangatlah bergejolak dan susah sekali untuk dibendung. Jika tidak ada sikap
waspada dalam diri mahasiswa untuk mengontrol sikap yang bisa dikategorikan
agresif ini, bisa saja timbul kekacauan dan berakhir pada pemberontakan.
Karakteristik kelima adalah memiliki
orientasi yang jelas. Jika pandangan yang mendasari pikiran sudah jelas,
pastilah rencana untuk progres kedepannya akan berjalan lancar dan tidak ada
lagi keraguan saat menjalankannya. Dengan demikian, hasil yang dicapai akan
maksimal dan perjuangan yang dilakukan tidak akan sia-sia.
Manusia yang baik adalah manusia
yang bermanfaat bagi orang lain. Begitu juga seharusnya seorang mahasiswa ideal
harus bermanfaat bagi orang lain. Ketika mahasiswa sudah bisa memberikan
manfaat untuk orang lain disekitarnya, berarti ia sukses dalam pendidikannya
dan begitulah seharusnya seorang mahasiswa sejati.
Pandai menyesuaikan diri
(fleksibelitas) adalah
sifat yang harus dimiliki oleh mahasiswa karena mahasiswa akan dihadapkan pada
banyak lingkungan dengan situasi dan kondisi yang berbeda. Fleksibelitas akan
sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, tanpa hal tersebut mahasiswa akan sangat
sulit untuk mengekspos bakat yang dimilikinya karena tidak ada respon
dari lingkungan sekitar disebabkan ketidakmampuan menyesuaikan diri. Dengan
demikian, tujuan akhir yang sudah ditargetkan akan sulit untuk dicapai.
Karakteristik yang kedelapan adalah peduli
terhadap lingkungan. Sepintar dan secerdas apapun seorang mahasiswa jika
tidak perduli terhadap lingkungan sekitarnya percuma saja. Dia tidak akan
pernah dianggap ada dalam lingkungannya sehingga ilmu yang seharusnya bisa
bermanfaat menjadi sia-sia saja dan mahasiswa seperti ini bukanlah mahasiswa
ideal.
Selanjutnya karakteristik yang
kesembilan adala berpikir jernih. Seorang mahasiswa harus selalu menjaga
pola pikirnya dari hal-hal negatif agar pola pikir tetap jernih. Pola pikir
yang jernih, sangat dibutuhkan oleh mahasiswa dalam menimba ilmu karena dengan
pola pikir jernih, pelajaran lebih mudah diserap dan mahasiswa tidak akan
gegabah dalam mengambil keputusan.
Kreatif adalah hal yang harus dimliki oleh
mahasiswa. Memiliki daya cipta yang tinggi akan sangat membantu mahasiswa dalam
menjalankan aktivitasnya. Kekreatifan bagi mahasiswa adalah kebutuhan primer
karena dalam kemajuan zaman sekarang ini dalam masyarakat hal itulah yang
dituntut dan diperlukan untuk membentuk sumber daya yang berkualitas.
Disamping kreatif seorang mahasiswa
juga harus inovatif. Mahasiswa harus mampu menciptakan hal-hal baru
dalam berbagai aspek untuk memenuhi tuntutan zaman saat ini. Dengan
inovasi mahasiswa bisa melakukan perubahan besar tidak hanya pada dirinya
sendiri tapi juga pada lingkungannya, jika hal tersebut dilakukan secara
bersungguh-sungguh.
Karakteristik yang keduabelas adalah
disiplin. Kedisiplinanlah yang menentukan sukses atau tidaknya seseorang.
Ketika mahasiswa sudah disiplin dalam menuntut ilmu tentulah dalam
pengaplikasian ilmu tersebut nantinya mereka juga akan disiplin sehingga
generasi yang tercipta berikutnya akan jauh lebih baik.
Karakteristik ketigabelas adalah memiliki
cita-cita yang tinggi. Seseorang yang memiliki cita-cita tinggi pasti
memiliki dedikasi yang tinggi dalam hidupnya. Dengan dedikasi yang tinggi akan
menjadikan pemuda bertanggung jawab terhadap tugasnya dan menghasilkan hal-hal
yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Memiliki pendirian yang kokoh adalah karakter mahasiswa ideal.
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pemuda adalah ujung tombak perubahan
bangsa, jika pemuda tidak memiliki pendirian yang kokoh maka ia akan mudah
dipengaruhi oleh perkembangan zaman tanpa mengindahkan lagi tujuan yang hendak
dicapais ehingga bisa mengakibatkan kekacauan. Oleh karena itu, pendirian yang
kokoh haruslah dimiliki semua mahasiswa.
Karakteristik terakhir yang harus
dimiiki oleh mahasiswa ideal adalah rendah hati. Semakin banyak ilmu
yang didapat dan semakin luas wawasan yang diperoleh tidak akan menjadikan
tinggi hati. Mahasiswa yang ideal itu menganut ilmu padi. Semakin
berisi semakin merunduk.
Dengan tercapainya pemenuhan
kelimabelas karakteristik mahasiswa ideal maka akan terciptalah
generasi-generasi penerus bangsa yang benar-benar mampu dan berpotensial untuk
menyandang predikat generasi penerus bangsa. Namun gejolak jiwa yang masih
labil sering sulit dibendung sehingga menjadi salah satu faktor penghambat
pengembangan karakteristik itu. Disinilah dibutuhkan indikator-indikator
mahasiswa ideal sebagai pengontrol dan sebagai alat untuk mengantisipasi, serta
sebagai media untuk menyalurkan potensi yang bergejolak itu sehingga menjadi
sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan diri mahasiswa itu sendiri.
Selain
kelima belas poin yang telah disebutkan diatas, ada juga bagi khususnya untuk muslim
yaitu 10 rumusan pribadi seorang muslim yang disebut Muwashofat yang artinya
sifat-sifat muslim ideal, diantaranya :
1. Salimul
Aqidah atau Aqidah yang bersih (Good
Faith)
2. Shahihul
Ibadah atau Ibadah yang benar (Right
Devotion)
3. Matinul
Khuluq atau Akhlak yang kokoh (Strong
Character)
4. Qowiyyul
Jismi atau Kekuatan jasmani (Physical
Power)
5. Mutsaqqoful
Fikri atau Intelek dalam berpikir (Thinking
Brilliantly)
6. Mujahadatun
Linafsihi atau Berjuang melawan hawa nafsu (Continence)
7. Harishun
‘ala Waqtihi atau Pandai menjaga waktu (Good
Time Management)
8. Munazhzhamun
fi Syu’unihi atau Teratur dalam suatu urusan (Well Organized)
9. Qodirun
‘alal Kasbi atau Mandiri (Independent)
10. Naafi’un
Lighoirihi atau Bermanfaat bagi orang lain (Giving
Contribution)
InsyAllah
tulisan kedepan akan kita bahas lebih rinci dari ke 10 muwashofat diatas. Harapannya,
teman-teman kurang puas dengan tulisan ini, sehingga timbul untuk terus menggali
ilmu yang lain untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan. Terbuka juga untuk
saran dan masukan yang membangun untuk kebaikan bersama.
#MuslimMuslimahPembelajar
#SholihSholihahJiwaRaga

Komentar
Posting Komentar