Langkah Positif 15


-Cukup-
Senantiasa perbaiki taubat dan memperbanyak syukur insyAllah itu juga menjadi jalan yang baik buat kita tempuh.



Bismillah,

            Jangankan mengetahui pikiran orang, isi hati seseorang pun terkadang tidak mudah untuk kita ketahui. Tulisan ini akan dibahas tentang konfirmasi beberapa pertanyaan yang akhir-akhir ini berdatangan. Khususnya tentang yang namanya ‘ZUFARI’. InsyAllah akan dibahas juga semua tentang Zufari ditulisan kali ini. Sebelumnya mudah-mudahan yang membaca tulisan ini senantiasa diberi lindungan oleh Allah dimanapun berada, bahagia dunia akhirat dan berkah kesehatannya digunakan untuk beramal ibadah.
            Tentang nama Zufari, awalnya terpikir ketika berada di Sekolah Menengah Atas. Ketika itu tidak sengaja sempat tertulis di atas kertas, sampai akhirnya jadi bahan tertawaan teman-teman kelas karena kata-katanya yang aneh. Jadilah timbul rasa minder buat menggunakan kata itu, walaupun itu singkatan nama sendiri. Barulah akhir-akhir ini baru timbul lagi keinginan buat menggunakannya. Memang benar adanya ketika satu kalimat dukungan positif itu bisa mengembalikan rasa keterpurukan. Walaupun hanya sekedar satu teman yang memuji, namun itu sudah menjadi energi tersendiri buat kembali bangkit menggunakannya lagi.  
            Dimulailah pencarian kalau dalam istilah farmasi disebutnya “me too” maknanya nama obat yang sama kandunannya namun sudah berbeda namanya karena suatu faktor. Nah setelah dicari-cari me too dari Zufari memang kebanyakan nama laki-laki, ada nama perempuanpun jadinya zufaria.  Adalagi kalau di search di browser makan akan muncul semacam lokasi safari kebun binatang gitu di wilayah negara luar. Terlepas dari itu semua, niat pribadi hanya sekedar menyingkat nama saja, dan tidak mengubah arti nama yang sesungguhnya.
            Berlanjut ke cabang-cabang Zufari. Sebenarnya semua itu sudah berjalan ala kadarnya. Seperti Zufari Finance itu sudah dimulai dari beberapa waktu yang lalu, kemudian Zufari Printer itupun juga sudah berjalan, Zufari Hijab dan Zufari Herbal juga sudah berjalan, termasuk Zufari Farma. Namun iseng-iseng timbul keinginan buat kesemuanya yang sudah berjalan itu buat dimasukkan dalam suatu wadah agar lebih termanagement dengan baik.
            Membahas tetang management. Jangan ditanya seberapa rapi operasional yang terjadi didalam Zufari. Sangat begitu amatir. Ada beberapa motivasi yang diperoleh dari berbagai sumber pembelajaran buat tetap terus mengembangkan wadah ini. Barangkali yang pernah belajar tentang bisnis pernah mendapatkan salah satunya juga, motivasi tersebut diantaranya :
PERTAMA, siapkan niat yang besar. Maknanya semakin besar niat yang kamu persiapkan maka otomatis itu menjadi sebuah doa yang secara terus menerus kamu ingat untuk dapat mewujudkannya. Maka pada bagian ini jangan tanggung-tanggung untuk menyiapkan niat, tapi tetap realistis.
KEDUA, putuskan urat malu. Awalnya sedikit ekstrim dengan pernyataan ini. Tapi memang, seperti pembahasan sebelumnya tetang nama Zufari menjadi bahan tertawaan teman kelas, memang begitu adanya. Maka dibutuhkan mental yang kuat ketika kedepan bakal menjumpai hal-hal yang sebabnya adalah belum terputusnya urat malu. Dalam hal ini perlu catatan untuk tetap mengontrol diri. Karena tidak sedikit yang sudah memutus urat malu sampai pada akhirnya kelewatan jadi memalukan dirinya sendiri.
KETIGA,  setiap orang itu memiliki jatah gagalnya masing-masing. Untuk menghabiskan jatah gagal tersebut maka perlu diimbangi dengan yang namanya ikhtiyar untuk terus mencoba dan mencoba sampai pada akhirnya yang tersisa hanyalah buah keberhasilan.
KEEMPAT,  pada bagian ini sesuai dengan judul tulisan yaitu ‘cukup.’ Menghargai yang banyak dan besar itu begitu mudah. Tapi tidak sedikit yang bisa dengan mudah menghargai yang sedikit dan kecil. Maka dibutuhkan rasa ‘cukup’ untuk mengendalikan keduanya. Dengan catatan lagi dibutuhkan pula yang namanya target untuk pemantauan ikhtiyar yang kita lakukan selama ini. Berguna juga untuk kedepannya dilakukan perbaikan-perbaikan.
            Berlanjut pembahasan tentang ‘cukup’. Dan mulai dibahas tentang konfirmasi pertanyaan yang akhir-akhir ini bermunculan. Ada beberapa pertanyaan yang datang terkait Zufari ini. Salah satunya datang dari Zufari Printer. Pertanyaannya “memang ada untungnya ya ?”. kalau ditanya untungnya, jawabannya sangat banyak. Bukan cuman dipandang dari segi materi berupa uang. Tapi yang namanya pengalaman dan pembelajaran itu juga termasuk keuntungan yang sangat berharga. Tidak menutup kemungkinan juga kita melakukan pendataan secara rutin perolehan keuangan, yang syukur dalam hal ini kami sudah punya data yang terkumpul secara lengkap. Kuncinya adalah dibutuhkan yang namanya kesabaran dan ketelatenan. Satu lagi niatkan melayani dengan hati dan ikhlas artinya kembali lagi tadi bukan hanya untuk mencari keuntungan berupa materi keuangan. insyAllah kalau yakin, yang namanya hiruk pikuk dunia bakal mengikuti dengan sendirinya.
            Selanjutnya pertanyaan datang dari Zufari Finance. Pertanyaannya “ada biaya admin nya ndak nih ?”. jawabannya, tidak ada. Kalaupun dari kalian ingin memberikan sekadarnya insyAllah bakal kami salurkan kepada yang lebih membutuhkan. Rasanya biaya admin berupa doa agar senantiasa diberi keselamatan dan keamanan membawa uang-uang kalian itu sudah lebih dari cukup.
            Satu lagi tentang cukup. Adakah yang masih ingat tentang salah satu doa seorang Khalifah. Beliau meminta kepada Allah bukan harta yang banyak ataupun harta yang sedikit. Namun beliau memohon kepada Allah untuk diberikan harta yang cukup. Agar dalam menjalani kehidupan didunia beliau tidak kekurangan. Begitupun ketika kelak dilakukan perhitungan diakhir tidak terbebani dengan harta yang masih tersisa digunakan untuk jalan apa selama didunia. Hal ini dapat berlaku bukan hanya pada harta yang untuk apa saja kita gunakan selama didunia. Namun termasuk juga waktu yang luang dan kesehatan yang baik. itu semuanya juga bakal dipertanggung jawabkan. Senantiasa perbaiki taubat dan memperbanyak syukur insyAllah itu juga menjadi jalan yang baik buat kita tempuh.

#MuslimMuslimahPembelajar
#SholihSholihahJiwaRaga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Positif 9

Langkah Positif 5

Langkah Positif 10